|
Samsung resmi memperkenalkan Samsung Galaxy S25 FE ke pasar global. Smartphone ini diumumkan bersamaan dengan seri tablet flagship Samsung Galaxy Tab S11 dalam sebuah acara Galaxy Event yang disiarkan secara online melalui kanal YouTube resmi Samsung pada Kamis (4/9/2025) sore.
Kehadiran Galaxy S25 FE melanjutkan tradisi lini “Fan Edition” yang sudah cukup populer di kalangan pengguna. Seri ini dikenal menawarkan pengalaman yang mendekati ponsel flagship Galaxy S, tetapi dengan harga yang lebih bersahabat sehingga bisa menjangkau lebih banyak pengguna.
Sebagai penerus Samsung Galaxy S24 FE yang dirilis pada September 2024, Galaxy S25 FE hadir dengan beberapa peningkatan yang membuatnya terasa lebih matang. Samsung tampaknya tetap mempertahankan konsep utama seri FE: membawa fitur-fitur penting dari lini flagship, namun tetap menjaga keseimbangan antara performa dan harga.
Spesifikasi
Review
Dengan membawa sejumlah fitur khas seri Galaxy S, Samsung Galaxy S25 FE menawarkan pengalaman penggunaan yang cukup menarik di kelasnya. Berikut ulasan mengenai desain, kualitas layar, performa, kamera, hingga baterai.
Saat pertama kali memegang Samsung Galaxy S25 FE, kesan premium langsung terasa. Meskipun bukan varian tertinggi di lini Galaxy S25, desainnya tetap mempertahankan karakter flagship yang khas dari Samsung.
Bodinya cukup tipis dengan ketebalan sekitar 7,4 mm dan bobot 190 gram, sehingga terasa ringan namun tetap solid saat digenggam.
Rangka ponsel menggunakan material Armor Aluminum yang memberi kesan kokoh. Ditambah lagi dengan sertifikasi IP68, perangkat ini sudah memiliki perlindungan terhadap debu dan air, sehingga terasa lebih aman digunakan dalam berbagai kondisi.
Bagian belakangnya menggunakan finishing matte yang terlihat elegan sekaligus praktis karena tidak mudah meninggalkan bekas sidik jari. Pilihan warnanya juga cukup menarik dan terasa modern, mulai dari Navy, Icy Blue, Jet Black, hingga White.
Selama digunakan sehari-hari, bobotnya terasa seimbang sehingga nyaman dipakai dalam waktu lama. Baik untuk menonton video, bermain game, atau sekadar scrolling media sosial, tangan tidak cepat terasa lelah.
Hanya saja, permukaan bodinya cukup licin, sehingga menggunakan casing tambahan bisa menjadi pilihan agar ponsel lebih aman saat digenggam.
Salah satu bagian yang paling menyenangkan dari Galaxy S25 FE adalah layarnya. Samsung membekali ponsel ini dengan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan resolusi FHD+ dan refresh rate adaptif hingga 120Hz.
Saat digunakan untuk menonton video atau bermain game, kualitas tampilannya terasa sangat memanjakan mata. Warna yang dihasilkan terlihat hidup dengan kontras yang tajam, tetapi tetap terasa natural.
Refresh rate 120Hz juga membuat pergerakan layar terasa sangat halus. Saat scrolling media sosial atau berpindah antar aplikasi, animasi terlihat mulus tanpa terasa patah-patah.
Tingkat kecerahannya juga cukup tinggi untuk penggunaan di luar ruangan. Walaupun kadang masih ada sedikit pantulan cahaya di bawah sinar matahari langsung, layar tetap cukup nyaman dilihat.
Galaxy S25 FE juga sudah menjalankan One UI 8 berbasis Android 16. Antarmukanya terasa familiar bagi pengguna Samsung, namun kini dilengkapi dengan berbagai fitur Galaxy AI yang membuat pengalaman penggunaan terasa lebih cerdas.
Performa sistemnya terasa stabil, perpindahan aplikasi cepat, dan opsi kustomisasi tetap cukup luas bagi pengguna yang ingin menyesuaikan tampilan sesuai selera.
Dari sisi performa, Galaxy S25 FE menawarkan pengalaman penggunaan yang cukup memuaskan. Ponsel ini ditenagai chipset Exynos 2400 berbasis fabrikasi 4nm yang dirancang untuk memberikan performa tinggi sekaligus efisiensi daya.
Untuk penggunaan sehari-hari seperti multitasking, membuka banyak aplikasi, hingga melakukan editing ringan, performanya terasa lancar dan responsif. Game dengan tingkat grafis menengah juga dapat dijalankan dengan stabil tanpa kendala berarti.
Perangkat ini dipadukan dengan RAM 8GB serta pilihan penyimpanan hingga 512GB. Kapasitas tersebut sudah cukup luas untuk menyimpan berbagai aplikasi, foto, dan video tanpa perlu khawatir cepat kehabisan ruang.
Selama pemakaian, sektor kamera menjadi salah satu fitur yang paling sering digunakan di Galaxy S25 FE. Samsung menyematkan tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50MP dengan OIS, kamera ultra-wide 12MP, dan kamera telephoto 8MP. Sementara di bagian depan terdapat kamera 12MP untuk kebutuhan selfie.
Untuk foto di kondisi cahaya terang, kamera utamanya mampu menghasilkan gambar yang tajam dengan warna yang cukup akurat. Detail objek terlihat jelas dan hasil fotonya terasa konsisten di berbagai kondisi.
Saat digunakan di malam hari, fitur Nightography berbasis AI membantu meningkatkan pencahayaan sehingga hasil foto tetap terlihat terang tanpa terlalu banyak noise. Bahkan saat mengambil gambar di tempat dengan pencahayaan minim seperti kafe atau restoran, hasilnya masih cukup baik untuk langsung dibagikan ke media sosial.
Yang cukup menarik adalah kehadiran fitur Galaxy AI Editing Tools. Fitur seperti Generative Edit memungkinkan pengguna menghapus objek yang tidak diinginkan di latar belakang hanya dengan beberapa langkah. AI kemudian akan mengisi area kosong tersebut secara otomatis agar terlihat natural.
Selain itu ada juga fitur seperti Instant Slow-mo, Audio Eraser, dan Auto Trim yang sangat membantu saat membuat konten video langsung dari ponsel. Kehadiran fitur-fitur ini membuat proses editing terasa jauh lebih praktis tanpa harus menggunakan aplikasi tambahan.
Untuk urusan daya, Galaxy S25 FE dibekali baterai berkapasitas 4.900mAh. Dalam penggunaan sehari-hari, kapasitas ini terasa cukup untuk menemani aktivitas seharian penuh.
Dengan penggunaan yang mencakup browsing, membuka media sosial, mengambil foto, hingga melakukan video call, baterainya biasanya masih menyisakan sekitar 25–30 persen di malam hari.
Ponsel ini juga sudah mendukung pengisian cepat 45W. Saat diuji, pengisian selama sekitar 30 menit sudah mampu mengisi daya hingga lebih dari setengah kapasitas baterai, sehingga cukup membantu ketika sedang membutuhkan pengisian cepat.
Samsung juga meningkatkan sistem pendinginan dengan vapor chamber yang lebih besar dibanding generasi sebelumnya. Hal ini membuat suhu perangkat tetap stabil saat digunakan untuk aktivitas berat seperti merekam video dalam waktu lama atau menjalankan banyak aplikasi sekaligus.
Info!
Apabila terdapat kesalahan atau ketidaksesuaian pada informasi di atas, silakan hubungi kami agar dapat segera kami perbaiki.